Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui program Sekolah Perempuan (Sekoper). Salah satunya dengan memberikan pelatihan membuat lilin aroma terapi untuk sekitar 30 peserta Sekoper kelas Tulip di Kecamatan Sukorejo, Kamis, (20/ 08/ 2026).
Kepala DP3AP2KB Kota Blitar, Mujianto mengatakan pembinaan Sekoper tidak hanya berisi pemberian wawasan, tetapi juga diarahkan pada keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha.
Pelatihan diikuti perwakilan dari sejumlah kelurahan. Peserta mendapatkan pengetahuan dan praktik pembuatan lilin aroma terapi menggunakan bahan yang relatif mudah diperoleh dan proses yang sederhana.
“Kita bekerja sama dengan Komunitas Kebaya Indonesia yang memberikan materi tentang pembuatan lilin aroma terapi. Bahan-bahannya juga tidak terlalu sulit dan beberapa bisa memanfaatkan limbah seperti minyak jelantah,” ungkap Mujianto.
Mujianto berharap keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan peserta untuk mengisi waktu luang dan dikembangkan menjadi souvenir. Pihaknya bahkan melihat peluang untuk mengembangkan lilin aroma dengan mengangkat potensi pariwisata daerah. Salah satu gagasannya yakni membuat lilin aroma terapi dengan konsep yang berkaitan dengan Makam Bung Karno.
“Kalau ada pesanan, mereka bisa membantu membuatkan. Potensinya juga bisa kita hubungkan dengan pariwisata, seperti Makam Bung Karno, sehingga nantinya bisa menjadi branding dan memberi nilai tambah bagi peserta,” ujarnya.
Melalui program Sekoper, Pemerintah Kota Blitar ingin perempuan kepala keluarga, memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mendukung kemandirian ekonomi. *Elg/ Kir
Berita Populer
by Administrator | 07 Sep 2026
by Administrator | 24 Aug 2026
by Administrator | 28 Aug 2026
by Administrator | 22 Sep 2026
by Administrator | 22 Sep 2026
by Administrator | 28 Aug 2026